Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri - Hanya hitungan jam seluruh umat Islam dunia akan merayakan hari raya idul fitri, dengan berakhirnya bulan Ramadhan 1443 Hijriyah. Artinya umat Islam akan merayakan Idul Fitri pada tahun 2021. 

Bacaan Takbir Hari Raya Idul Fitri

Takbir Hari Raya Idul Fitri

Untuk memeriahkan malam Idul Fitri, masyarakat Indonesia biasanya melantunkan takbiran dengan membaca kata asma Allah dan kalimat tauhid. Kegiatan takbiran dilakukan di masjid atau di sekitar desa. Tradisi melantunkan takbiran dalam menyambut Idul Fitri merupakan kegiatan sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. 

Karena melantunkan takbir saat menyambut Idul Fitri membuat hati terasa tenang. Di sisi lain, takbir dibagi menjadi dua jenis, yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad. Seperti takbir pada malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Lafadz Takbir Hari Raya Idul Fitri

Sedangkan takbir muqayyad adalah bacaan takbir yang dibatasi waktu, seperti membaca takbir setelah shalat lima waktu pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik, 11, 12, dan 13 Zulhijjah. Berikut bacaan takbiran menjelang lebaran yang bisa Anda lakukan di rumah:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Bacaan latin: Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar. Allahu akbar walillaahil hamd.

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

Di samping lafal takbir tersebut di atas, dapat pula dilakukan takbir dan ditambahkan dengan zikir lain. Takbir dilafalkan tiga kali menurut penjelasan Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. 

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.” Selanjutnya, takbir dapat diikuti dengan zikir yang diucapkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam di bukit Shafa menurut riwayat Muslim, yaitu:

 اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ 

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Artinya, “Allah Maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar.”

Demikian penjelasan dari saya tentang bacaan takbir hari raya Idul Fitri semoga bermanfaat, terimakasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel